Ringkasan: Tegal - Dalam rangka menindaklanjuti keberhasilan Launching Gerakan Kader Berinfak NU yang digelar pada 19 Oktober 2025, LAZISNU PCNU Kabupaten Tegal ...

Tegal - Dalam rangka menindaklanjuti keberhasilan Launching Gerakan Kader Berinfak NU yang digelar pada 19 Oktober 2025, LAZISNU PCNU Kabupaten Tegal mengadakan rapat koordinasi pengurus dan manajemen di Kantor PCNU Kabupaten Tegal.
Agenda utama rapat ini adalah menyusun langkah konkret pelaksanaan gerakan infak bulanan kader NU di seluruh tingkatan kepengurusan — mulai dari PC, MWC, hingga ranting.

Langkah Nyata Pasca Launching Gerakan Berinfak

Rapat tersebut menghasilkan empat langkah strategis yang akan menjadi panduan pelaksanaan gerakan kader berinfak di Kabupaten Tegal, yaitu:

Penyusunan dan penyampaian Surat Kesanggupan / Komitmen Infak Bulanan kepada seluruh kader NU, badan otonom, lembaga, serta pengurus MWC dan ranting se-Kabupaten Tegal;

Pemetaan dan pendataan calon munfiq (donatur) bulanan di masing-masing tingkatan kepengurusan;

Koordinasi teknis penghimpunan infak bulanan secara tertib administrasi dan transparan sesuai mekanisme pengelolaan ZIS-NU;

Pelaporan hasil pelaksanaan tindak lanjut secara berkala kepada Pengurus Harian PCNU Kabupaten Tegal.

Sambutan Ketua: Gerakan Berinfak sebagai Spirit Kemandirian

Dalam sambutan pengantarnya, Ketua LAZISNU PCNU Kabupaten Tegal, H. Maskun, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus dan manajemen atas semangat berkhidmah dalam menggerakkan kader NU untuk berinfak secara rutin dan berkelanjutan.

“Gerakan Kader Berinfak NU ini bukan hanya tentang angka, tetapi tentang kesadaran dan tanggung jawab bersama. Ketika setiap kader NU berkomitmen berinfak, maka kemandirian organisasi dan kekuatan umat akan tumbuh dari dalam,” ungkapnya.

Beliau menegaskan bahwa kemandirian umat harus dimulai dari internal NU sendiri - dengan menumbuhkan budaya berbagi dan semangat gotong royong dalam pengelolaan ekonomi jamaah.

Sambutan Manajer: Kilas Balik dan Spirit Kebersamaan

Selanjutnya, Manajer LAZISNU PCNU Kabupaten Tegal, Nur Khakim, S.H.I, menyampaikan kilas balik perjalanan LAZISNU selama ini dalam membangun gerakan filantropi di Kabupaten Tegal.
Beliau mengajak seluruh kader untuk menjaga semangat dan komitmen sebagai munfiq aktif yang terus berkontribusi bagi keberlangsungan program sosial dan pemberdayaan NU.

“Apa yang kita capai hari ini adalah hasil dari kebersamaan dan keikhlasan. Dengan semangat Gerakan Kader Berinfak, kita ingin meneguhkan kembali tekad bahwa kader NU harus menjadi pelopor kemandirian ekonomi umat, bukan sekadar penonton,” tuturnya penuh semangat.

Inovasi Digitalisasi: Aplikasi Pendataan dan Transaksi Munfiq

Sesi berikutnya disampaikan oleh Wakil Sekretaris LAZISNU sekaligus pengembang aplikasi, Zaenul Arif, M.Kom, yang menjelaskan secara rinci business process dan sistem kerja aplikasi digital yang kini digunakan oleh LAZISNU PCNU Kabupaten Tegal.

Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan proses pendataan calon munfiq, pencatatan infak bulanan, hingga pengiriman notifikasi otomatis kepada munfiq.
Dengan sistem tersebut, seluruh proses penghimpunan infak dapat berlangsung efisien, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja LAZISNU.

“Digitalisasi bukan sekadar tren, tapi kebutuhan agar pengelolaan infak lebih tertib, cepat, dan terukur. Aplikasi ini juga menjadi sarana edukasi digital bagi seluruh struktur NU di Kabupaten Tegal,” jelas Zaenul Arif.

Sinergi dan Harapan

Rapat diakhiri dengan seruan bersama untuk menjadikan Gerakan Kader Berinfak NU sebagai gerakan kultural dan spiritual yang mengakar di setiap lapisan jamaah NU.
Dengan semangat Berjamaah, Berkhidmah, dan Berinfak, LAZISNU PCNU Kabupaten Tegal optimis dapat mewujudkan kemandirian umat yang kuat, mandiri, dan bermartabat.

🟢 LAZISNU PCNU Kabupaten Tegal
Berkhidmat Menguatkan Ummat - Membangun Kemandirian Melalui Infak dan Sedekah.

Tags:
lazisnu